jump to navigation

Garuda Indonesia DC-10, Pesawat Wide Body Tri-Jet Tercantik Yang Pernah Ada 17 Desember 2015

Posted by imotorium in Boeing, History, Mcdonnell Douglas, Pesawat.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
trackback

Berkas:McDonnell Douglas DC-10-30, Garuda - Indonesian Airways AN1018724.jpg

1970 – 1980 bisa disebut adalah era keemasan dimana industri penerbangan berlomba-lomba mempersembahkan mahakaryanya masing-masing, Setelah era transisi dari pesawat turboprop (baling – baling) ke era jet, pabrikan raksasa Seperti Douglas Aircraft Company, McDonnell, Boeing, Airbus, Lockheed Martin dan banyak lagi pabrikan yang berasal dari Rusia seperti Ilyushin, Antonov, dan lain-lain. Dan kali ini penulis akan membahas tentang DC-10, yang membawa nama Indonesia mendunia lewat maskapai Garuda Indonesia.

747-100

DC-10 pada awalnya adalah jawaban dari Douglas Aircraft Company setelah Boeing 747-100 lahir. Pesawat ini diproduksi dengan harapan untuk bisa memenuhi permintaan customer akan penerbangan jarak menengah – jauh, yakni penerbangan dengan jarak tempuh 3000 – 9000 km. Ditenagai oleh 3 Mesin General Electric CF6 untuk varian DC-10-10, DC-10-15, dan DC-10-30 dan Mesin Pratt & Whitney JT9D yang bertenaga lebih besar untuk DC-10-40.

Kapasitas angkut penumpang pun cukup maksimal, untuk single class – economy, dengan seat pitch 29 inch, layout 2-4-2 , pesawat ini mampu mengangkut sekitar 380 Penumpang dalam sekali penerbangan. Indonesia pun berbangga karena pada masanya, Garuda menjadi salah satu pengguna DC-10 terbanyak di Asia Tenggara dengan total 28 Unit. Pak Presiden Soeharto dimasanya pun sering menggunakan DC-10 dalam berbagai lawatannya ke luar negeri 😀

Baca Juga : Mengenang Batavia Air : 11 Tahun Mengudara , Zero Accident

Garuda resmi menggunakan DC-10 pada tahun 1978 hingga medio 1990 an, DC-10 juga jadi favorit banyak maskapai di dunia, karena konstruksinya yang kokoh, namun bukan berarti tanpa kelemahan, banyak juga kecelakaan yang disebabkan kegagalan rancang bangun dari DC-10 ini, salah satunya juga menimpa kala DC-10 PK-GIE Garuda hendak bertolak dari Fukuoka, Jepang. Menewaskan 3 dari 275 Penumpangnya, ini diakibatkan karena ketika pesawat take off, saat kecepatan sudah melebihi V1 (160 knot) tiba tiba awak kokpit membatalkan terbang karena menemukan ada yang tidak beres.

Setelah diinvestigasi, ditemukan bukti bahwa ada kerusakan turbin mesin GE CF6, ini diakibatkan keausan akibat masa pakai (kelelahan logam), di mana pihak Garuda belum mengganti turbin tersebut. Turbin tersebut sudah beroperasi selama 30.913 jam terbang and 6.182 siklus pendaratan, melebihi dari manual dari Pabrikan yang mengharuskan penggantian di 6.000 kali siklus pendaratan.

Akhir masa DC-10 adalah ketika FedEx, pada 1996 mengumumkan program untuk mengkonversi DC-10 menjadi MD-10, Juga memproduksi MD-11 Setelah Douglas dan Mcdonnell bergabung.

MD-11 Garuda, terlihat jelas bertambah panjangnya fuselage dan pengaplikasian Glass Cockpit pada saat itu

Demikian sekilas sejarah salah satu pesawat yang pernah membawa nama Garuda Indonesia mendunia, dan kini sudah digantikan dengan Armada Widebody Twin-Engine yang menurut penulis membosankan, Boeing 777 dan Airbus A330. Walaupun nanti bakal ada A350 XWB dan 787, tetap… (imt)

Baca juga artikel menarik paling update :

Iklan

Komentar»

1. FЭЯY - 17 Desember 2015
imotorium - 17 Desember 2015

teuing XD

Suka

2. warungasep - 17 Desember 2015
imotorium - 17 Desember 2015

ngoahahaha

Suka

3. Alki Rahmatullah - 17 Desember 2015
imotorium - 17 Desember 2015

jozz

Suka

4. Sing Indo - 17 Desember 2015

Cekep om… blm pernah nyobain tuh ane…

http://singindo.com/2015/12/17/dan-jokowi-pun-terbahak-bahak/

Suka

imotorium - 17 Desember 2015

udah ngga ada lagi kang sayangnya 😦

Suka

5. nbsusanto - 17 Desember 2015

siksik.. aku babagan pesawat ngene isih radong.. ajari dit.. 😆

Suka

imotorium - 17 Desember 2015

ayok hunting di adisucipto nanti :p

Suka

6. bladeus - 17 Desember 2015

urung tau jajal pesawat wide body
mung jajal medium (737 series, fokker 70) :mrgreen:
turboprop yo urung tau
opo neh helikopter 😛

Suka

imotorium - 17 Desember 2015

sama mase, aku rung tau jajal langsung 777 sama a330 sekarang ini, keseringan ya itu 737 , a320, atr.. pesawat eksotis cuma itu sekali DC-10 jaman masih blm ngerti apa2.. hiks

Suka

bladeus - 17 Desember 2015

iyo
dulu masa kecil naik ya fokker series
oh ya, selain 737 series, juga sering naik A319/A320 😀

Suka

7. bladeus - 17 Desember 2015

pesawat saat ini modelnya memang membosankan
ga ada lagi triple engine / pesawat medium yg pakai 4 mesin seperti RJ100

Alasannya : biar irit :mrgreen:

Suka

imotorium - 17 Desember 2015

nah itu, karena harga minyak juga melonjak

Suka

8. Cara Mengidentifikasi Merk dan Tipe Bus Yang Beredar Di Indonesia – Hino AK8 | imotorium - 18 Desember 2015

[…] Baca Juga : Garuda Indonesia DC-10, Pesawat Wide Body Tri-Jet Tercantik Yang Pernah Ada […]

Suka

9. Kabin Pesawat Boeing 737-800 Registrasi PK-LKW Lion Air Membeku, Apa Penyebabnya? | imotorium - 22 Desember 2015

[…] Garuda Indonesia DC-10, Pesawat Wide Body Tri-Jet Tercantik Yang Pernah Ada […]

Suka

10. Garuda Indonesia Kini Membuka Rute Balikpapan – Jeddah | imotorium - 28 Desember 2015

[…] Garuda Indonesia DC-10, Pesawat Wide Body Tri-Jet Tercantik Yang Pernah Ada […]

Suka

11. Cara Mudah Membedakan Airbus A320 “Winglet” Dengan Boeing 737-NG | imotorium - 12 Januari 2016

[…] Garuda Indonesia DC-10, Pesawat Wide Body Tri-Jet Tercantik Yang Pernah Ada […]

Suka


Orang Bijak Tinggalkan Jejak...Diskusi Sehat Pasti Mengasyikkan :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: